Wednesday, June 20Media Muslim

6 Hubungan Amerika dan Dunia Islam

Muslim Amerika. foto: rol


MUSTANIR.COM, Januari ini, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyelesaikan tahun pertamanya di Gedung Putih. Selama itu pula Muslim AS mengalami salah satu tahun terberat sebab Islamofobia terus meningkat. Padahal, AS dan dunia Islam memiliki berbagai keterikatan.

Dilansir dari My Salaam, seorang penulis perjalanan asal Inggris, Tharik Hussain mengingatkan sejumlah hubungan antara Islam dan Amerika.

1. Kota Amerika, Makkah, Madinah, dan Muhammad

Anda dapat menemukan Makkah dan Madinah di negara bagian Ohio, Makkah di California dan Indiana, dan Madinah di Washington, New York State, Michigan dan Texas, yang terakhir berada di dekat Sungai Madinah.

Menurut survei pada 1907 dari Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat, kecuali sungai dan kabupaten di Texas, yang dinamai pemukim Latin awalnya bernama Pedro Madinah, kota-kota itu memang dinamai menurut dua kota tersuci di Islam. Texas juga menjadi rumah bagi sebuah tempat bernama Mahomet, seperti Illinois. Keduanya, kata survei tersebut, dinamai sesuai nama Nabi Muhammad SAW.

2. Raja Afrika Muslim mungkin menemukan Amerika

Menurut sebuah teori tentang nasib Abubakari II, Mansa dari Kekaisaran Mali, Raja Muslim Afrika ini mungkin telah sampai di Amerika jauh sebelum Christopher Columbus. Raja, orang terkaya di dunia saat itu, berangkat pada 1312 dengan 2.000 armada kapal menyeberangi Atlantik. Ia terinspirasi oleh karya-karya ulama Muslim yang mengklaim dunia ini bulat.

Abubakari tidak pernah kembali. Namun, tim peneliti di Mali percaya Abubakari mendarat di Pernambuco, sekarang Recife, Brazil. Mereka mengatakan Pernambuco penyimpangan kata-kata Mande kuno “Boure Bambouk”, “ladang emas kaya”, sumber kekayaan Abubakari. Mereka juga mengutip laporan, Columbus menemukan pedagang Muslim dan kulit hitam, dan menemukan emas dengan campuran paduan yang tepat seperti emas Malian.

3. Koran Presiden

Setengah deret di rak kedelapan di Perpustakaan Kongres Jefferson Library terdapat terjemahan dua volume Alquran oleh George Sale, diterbitkan di Inggris pada 1764. Seorang pendiri dan Presiden AS ketiga Thomas Jefferson menyimpan Alqurannya di bawah hukum dan masalah hukum. Itu menunjukkan, orang yang merancang beberapa undang-undang di negara tersebut mungkin telah dipengaruhi oleh posisi hukum Alquran.

4. Yang pertama kali mengakui Kemerdekaan AS adalah Muslim

Pada 1777, Kerajaan Muslim Maroko menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Amerika Serikat. Ini diformalkan pada 1786, ketika diplomat Amerika, John Adams dan Thomas Jefferson (kemudian Presiden Amerika Serikat kedua dan ketiga) dan Sultan Muhammad III Maroko menandatangani Perjanjian Persahabatan Maroko-Amerika.

5. Pengaruh Spanyol-Muslim Terhadap Amerika Latin

Ketika Conquistador tiba di Amerika, seni dan arsitektur Muslim masih sangat dihargai di Spanyol asli mereka. Akibatnya, banyak pekerja terampil yang mereka bawa bersama mereka terbiasa dengan gaya Mudjar, campuran gaya Muslim dan Kristen.

Sarjana Muslim Amerika Utara dan penerjemah Alquran Thomas B. Irving mencatat, ada abad 16 dan 17, banyak dari pekerja Muslim terampil dikontrak untuk pergi ke koloni Spanyol di Hindia, seperti Meksiko, Peru Atas (Bolivia), New Granada (Kolombia), Guatemala dan Kuba. (Diambil dari Kata Pengantar karya Dr Thomas Ballantine Irving ‘Mudejar Crafts di Amerika).

Bangunan Mudjar di Amerika Latin termasuk Menara Mudjar di Cali, Kolombia; La Merced Cloister di Lima, Peru; dan Biara Universitas San Carlos, Antigua. Contoh lainnya termasuk pola geometris Moor yang masih ditemukan di langit-langit awal abad ke-17 di kota-kota seperti Tzintzuntzan, Meksiko dan Tunja. Kolombia.

6. Peran Islam di Barat

Di kubah Perpustakaan Kongres di Washington DC adalah mural dari dua belas tokoh bergaya Renaisans Italia. Film itu dilukis seniman Edwin Blashfield pada 1897 untuk mewakili negara dan zaman yang paling menyumbang pada peradaban barat yakni Mesir, Spanyol dan Inggris yang duduk bersama Yudea, Abad Pertengahan, dan Islam.

Islam diwakili sebagai pria yang duduk dengan sorban, kepalanya membelok ke kanan dan kakinya bertumpu pada instrumen ilmiah, di sampingnya adalah kata ‘fisika’, yang menggambarkan apa yang oleh pembangun Amerika modern paling mengagumi dunia Islam.
(republika.co.id/1/2/18)

Share
Share This :