Monday, February 19Media Muslim

Dakwah

Menempatkan Peranan Ibu dalam Peran Politik Perempuan

Menempatkan Peranan Ibu dalam Peran Politik Perempuan

Dakwah, Terbaru
Inilah wajah ibu-ibu AILA yang dianggap "berbahaya" karena melakukan Uji Materi Pasal Perzinaan dan Homoseksual. foto: hidayatullah MUSTANIR.COM, Dua tahun menjelang Pemilu 2019, berbagai persiapan dilakukan oleh pemerintah beserta jajaran menteri dan lembaga-lembaga terkait. Yang cukup menjadi sorotan adalah perlu adanya peran politik perempuan. Peran politik perempuan semakin banyak disosialisasikan seiring dengan semakin gencarnya sosialisasi ide kesetaraan gender. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak, Yohana Yembise berharap perempuan-perempuan di Indonesia memiliki minat yang tinggi terhadap politik. Ia pun mengatakan saat ini dirinya tengah mempersiapkan agar jumlah perempuan di legislatif meningkat. Sedangkan menurut Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo me...
Pentingnya Politik Identitas | Mustanir Media

Pentingnya Politik Identitas | Mustanir Media

Dakwah, Terbaru
Kesadaran politik umat Islam dalam Aksi-aksi besar. foto: kompas MUSTANIR.COM, Ketika Islam dan umatnya dalam pusaran Kapitalisme - Sekularisme sekarang ini, Islam ( kaffah ) dianggap Radikalisme, bertentangan dengan Pancasila dan anti kebhinekaan. Ulama yang menyuarakannya dikriminalisasi, aktivisnya dianggap teroris, pengajian dibubarkan, LGBT ditumbuh-suburkan. Islam ( kaffah ) dianggap sebagai sumber kerusuhan sehingga perlu diupayakan dialog untuk menguatkan persepsi bahwa semua agama sama, sebatas ritual saja. Pemahaman umat islam harus diluruskan ( dibuat dangkal ) dan umat dipaksa untuk menerimanya. Dalam mengupayakan hal ini Kemenag menggelar dialog lintas guru agama{ https://www2.kemenag.go.id/berita/468447/kemenag-gelar-dialog-lintas-guru-agama }. Padahal Rosulullah...
Al Khaththath: Parpol Islam Tak Bisa Tandingi Aksi 212

Al Khaththath: Parpol Islam Tak Bisa Tandingi Aksi 212

Dakwah, Terbaru
Sekjen FUI Al Khaththath. foto: beritahati.com MUSTANIR.COM, Jakarta -- Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Al Khaththath menyebut animo pada Aksi 212 jilid pertama (2 Desember 2016) sebagai kekuatan politik yang riil. Ia bahkan mengklaim kekuatan politik massa itu tak akan mampu ditandingi partai politik Islam. "Ketika 212, 7,5 juta orang berkumpul di Monas, ahli politik tidak ada satu persen... Itu kekuatan politik yang riil," ujar Al Khaththath pada diskusi bertajuk 'Quo Vadis Suara Politik Umat Islam' di Jakarta Selatan, (24/1). Al Khaththath menyebut kekuatan politik pada aksi 212 bisa terbangun meski hanya ada segelintir tokoh politik. Ia menyebut pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, sebagai satu di antaranya. "Kemarin reuni, tidak ada Habib Rizie...
Ketika Lidah Penyambung Suara Umat Menjadi Kelu

Ketika Lidah Penyambung Suara Umat Menjadi Kelu

Dakwah, Terbaru
hatespeech (ilustrasi) | foto: change.org MUSTANIR.COM, Frasa yang akhir-akhir ini viral adalah Ujaran Kebencian, ironinya di terjemahkan bebas maknanya oleh Pemerintah saat ini untuk mereka yang ingin menunjukkan kebenaran fakta atau dengan kata lain tidak pro rezim penguasa saat ini. Lidah-lidah para pengemban dakwah, ulama- ulama yang mukhlis dan mereka yang masih berpikiran sehat justru di kriminalkan. Tidak butuh waktu lama untuk memberangus mereka dan membawanya terkurung di dalam ruangan jeruji besi. Sebut saja ustadz Alfian Tanjung yang dilaporkan Sujatmiko, Warga Surabaya, berdasarkan video yang diunggah di Youtube pada 26 februari 2017.Saat itu, beliau tengah berceramah di Masjid Mujahidin, Surabaya. Dalam ceramah tersebut menyebutkan pemerintahan Jokowi dengan sebutan ...
Islam, Benteng Pelindung Umat dari Serangan LGBT

Islam, Benteng Pelindung Umat dari Serangan LGBT

Dakwah, Terbaru
ilustrasi | foto: baptistnews MUSTANIR.COM, Akhir-akhir ini, masyarakat digegerkan oleh berita putusan MK yang melegalkan LGBT di negeri ini yang kemudian hal ini bisa memberikan ruang yang bebas bagi para LGBT di tengah-tengah publik. adidas yeezy Ditambah, putusan ini lantas bisa berujung ke jenjang yang tidak diinginkan sebagaimana yang telah dilakukan negara Barat selama ini yaitu melegalkan perkawinan sejenis kelak di Indonesia. asics gel lyte Para pendukung, pembenar dan pembebek LGBT bermunculan di media dengan menyuarakan eksistensi LGBT yang harus diakui, ditolerir dan dibersamai dengan masyarakat, pun ini disebabkan oleh kelainan gen ucapnya. new balance soldes Maraknya LGBT di berbagai daerah dianggap sudah sangat meresahkan masyarakat sekitar, terlebih perkembangannya yang ...
Bahaya Ghazwul Fikri, Merusak Pemikiran Umat Islam

Bahaya Ghazwul Fikri, Merusak Pemikiran Umat Islam

Dakwah, Terbaru
Ustaz Rahmadon mengupas ghazwul fikri. foto: rep MUSTANIR.COM, BANDA ACEH -- Umat Islam di negeri ini merupakan mayoritas, bahkan pertumbuhannya di dunia juga cukup pesat. Akan tetapi, dari jumlah yang besar tersebut sedikit sekali yang benar-benar menjalankan ajaran Islam secara menyeluruh. Banyak yang masih salah mempersepsikan ajaran Islam yang syamil tersebut, sehingga menimbulkan kerancuan dalam berpikir dan bertindak. “Sering didapati pemilahan ajaran Islam, antara urusan agama dengan urusan ekonomi, budaya, politik, ataupun sisi kehidupan yang lain, jauh dari ajaran Islam,” kata Ustaz H. Rahmadon Tosari Fauzi MEd, PhD, Dosen Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry‎ itu mengemukakan hal tersebut saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPS
SEJARAH GERAKAN SHALAT JUM’AT DAN PERGERAKAN MASSA 212

SEJARAH GERAKAN SHALAT JUM’AT DAN PERGERAKAN MASSA 212

Dakwah, Terbaru
MUSTANIR.COM, Adanya aksi bela Islam yang diiringi gerakan shalat Jumat berjamaah di Jakarta, Indonesia merupakan langkah awal pergerakan untuk mencapai kejayaan Islam. Gerakan ini disinyalir sebagai formulasi persatuan umat Islam dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada di Indonesia. Di tengah kondisi tersebut, Basuki Tjahaja Purnama muncul dengan pernyataan yang kontroversial. Pernyataan yang menyeretnya dalam kasus dugaan penistaan agama. Apa yang ditunjukan Basuki secara tidak langsung menjadi puncak dari berbagai kebijakannya yang mengancam dan merusak persatuan bangsa. Dari situlah muncullah aksi bela islam 212. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad agar melaksanakan shalat Jumat berjamaah dengan tujuan sebagai persiapan hijrahnya nabi dari Mekah ke Madinah. ketik...
Ajidar Matsyah: Politik Islam Menentukan Jalannya Syariat

Ajidar Matsyah: Politik Islam Menentukan Jalannya Syariat

Dakwah, Terbaru
Dr Tgk H Ajidar Matsyah, Lc MA ‎ Direktur Dayah Tinggi Islam Samudera Pase, Baktiya, Aceh Utara (kiri). foto: rep MUSTANIR.COM, BANDA ACEH -- Dalam Islam, politik menempati peran yang cukup penting bagaikan saudara kembar yang saling membutuhkan. Dalam berpolitik, Islam juga menjadi pijakan utama. Ibarat dua sisi mata uang, keduanya memang mustahil untuk dipisahkan. Pentingnya posisi politik bahkan diletakkan hanya satu garis di bawah kenabian. “Ketaatan kepada pemegang posisi politik atau pemimpin umat (ulil amri) harus diberikan setelah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya,” kata Dr Tgk H Ajidar Matsyah, Lc MA ‎(Direktur Dayah Tinggi Islam Samudera Pase, Baktiya, Aceh Utara). Ia mengemukakan hal tersebut saat mengisi pengajian rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KW
Geliat Dakwah dan Persatuan Umat Islam | Mustanir Media

Geliat Dakwah dan Persatuan Umat Islam | Mustanir Media

Dakwah, Terbaru
foto: kiranamedia MUSTANIR.COM, Dakwah Islam merupakan suatu aktivitas warisan dari Nabi kepada ummatnya dan termasuk perintah Allah SWT dalam firmannya di QS An-Nahl : 125 “Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui siapa yang mendapatkan petunjuk.” Dengan dakwah maka Islam tersebar luas seantero dunia. Seandainya tanpa melalui perjuangan dakwah, Islam tidak mungkin memiliki kekuatan; tidak mungkin tersebar luas; tidak mungkin dapat dijaga; dan tidak mungkin pula hujjah Allah bisa ditegakkan atas para makhluk-Nya. Dengan sebagaimana terjadi di masa lalu. Saat ini, kabar dun
Ceramahi Menag, AA Gym: Yang Pertama Dihisab Kementerian Agama

Ceramahi Menag, AA Gym: Yang Pertama Dihisab Kementerian Agama

Dakwah, Terbaru
foto: rmolsumsel MUSTANIR.COM, JAKARTA -- Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar (AA Gym) menghadiri acara doa dan zikir dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-72 di aula HM Rasjidi Kemenag, Jalan MH Thamrin N0. 6 Jakarta Pusat, Jumat (5/1). Dalam ceramahnya, AA Gym berterimakasih kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin karena telah membuat perubahan yang signifikan di Kemenag. "Terimakasih Pak Menteri, Ini pertemuan selanjutnya sesudah di Monas kemarin. Saya mendengar ada perubahan signifikan dari Kementerian Agama ini, sebagai rakyat Indonesia bersyukur. Apalagi sebagai pendakwah," ujar AA Gym. Ia mengatakan bahwa Kemenag akan menjadi kementerian yang paling mulia jika dijalankan dengan baik. Sebaliknya, menurut dia, jika salah menjalankan setiap ...