Friday, August 18Media Muslim

Mercusuar

HTI dan Harapan Rakyat

HTI dan Harapan Rakyat

Analisis, Berita, Headline, Mercusuar, Terbaru
Foto: Rapat Dan Pawai Akbar HTI | NET MUSTANIR.com – Memang tidak mudah kehidupan mereka yang sering orang sebut dengan rakyat kecil atau wong cilik. Di tengah begitu rupa harapan mereka, pemerintah sepertinya belum sepenuhnya berbuat untuk kepentingan mereka. Bahkan seringnya mereka hanya dipertontonkan kegaduhan politik dan keributan antar lembaga negara, yang notebene di isi orang-orang terhormat. Mereka juga seringnya hanya mendapatkan janji-janji para pemimpin yang sedikit terbukti. Pemimpin berjanji pertumbuhan ekonomi akan meroket tajam, nyatanya biasa-biasa saja. Rakyat juga mendengar ada janji tidak akan pernah menambah hutang, tidak akan memangkas subsidi listrik misalnya. Faktanya semua berbanding terbalik dengan apa yang dilihat dan dirasakan oleh rakyat. Dampaknya, r
Dukunglah Hizbut Tahrir Membebaskan Belenggu Umat

Dukunglah Hizbut Tahrir Membebaskan Belenggu Umat

Analisis, Berita, Headline, Mercusuar, Pemikiran Islam, Terbaru
Dukunglah Hizbut Tahrir Membebaskan Belenggu Umat MUSTANIR.com -- Tidak ada yang bisa menganggap remeh kekayaan Indonesia. Justru daya pikatnya menjadikan penjajah senantiasa bersikap ‘awas’ untuk mengeruk kekayaannya. Tak tanggung-tanggung, beragam korporasi lokal dan internasional sudah bertengger berpuluh-puluh tahun lamanya. Keberadaanya ditopang oleh beragam UU yang justru kian mengokohkan penjajahan dan pengerukan sumber daya alam. Rakyat sekadar dapat remah-ramah dan ampas pahitnya. Sebagai contoh UU No 25/2007 tentang Penanaman Modal Asing, yang menyebutkan sektor migas dan pertambangan boleh dikuasai korporasi asing hingga 95 persen. fjallraven kanken sale UU ini memberikan kemudahan bagi asing dalam mengelola migas di Indonesia, sangat merugikan bangsa sendiri dan tidak mencerm
Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Berita, Dakwah, Headline, Hikmah, Mercusuar, Pemikiran Islam, Terbaru
Islam Rahmatan Lil 'Alamin MUSTANIR.com - 40 tahun lamanya ia hidup menjadi laki-laki yang sholeh, tapi untuk mewujudkan Rahmatan Lil 'alamin tidak akan terwujud. Kenapa? Karena ia sholeh hanya untuk dirinya sendiri, sholeh untuk Khadijah, sholeh untuk Ruqoyah, sholeh untuk Fatimah, tapi tidak untuk Rahmatan Lil 'alamin karena ia sholeh untuk keluarga, istri dan anaknya. Turun wahyu kepadanya 13 tahun lamanya, dapatkah ia mewujudkan Rahmatan Lil 'Alamin? Tidak, karena dia tertekan, ditekan oleh orang-orang yang tidak senang kepada wahyu yang dia terima, maka Rahmatan Lil 'alamin tidak terwujud diatas muka bumi Allah SWT. Masuk Islam orang-orang yang kaya, orang-orang yang berkuasa, orang-orang yg diberikan Allah SWT usia muda, tetapi tetap saja dia tdk dapat mewujudkan Islam Rahma...
Khilafah Ajaran Islam, Wajib Ditegakkan Kembali

Khilafah Ajaran Islam, Wajib Ditegakkan Kembali

Analisis, Berita, Headline, Mercusuar, Terbaru
Khilafah Ajaran Islam, Wajib Ditegakkan Kembali MUSTANIR.com - Kata “khilafah” kembali menjadi opini publik pasca rencana pemerintah berencana membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia, pergerakan Islam yang istiqamah berdakwah menyadarkan masyarakat akan kewajiban menegakkan kembali khilafah. Pemerintah dan orang-orang liberal mencitrakan khilafah sebagai ‘monster’ dan mengopinikan bahwa sistem pemerintahan Islam warisan Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin tersebut sebagai bukan ajaran Islam. Kepada wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo, Ketua Lajnah Tsaqafiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Hafidz Abdurrahman dengan gamblang membeberkan dalil yang menunjukkan bahwa khilafah adalah ajaran Islam. Berikut petikannya. Banyak orang yang belum tahu tentang khilafah, bisa Anda jelaskan
Khilafah Ajaran Islam, Bukan Ide atau Pendapat

Khilafah Ajaran Islam, Bukan Ide atau Pendapat

Analisis, Mercusuar, Pemikiran Islam, Terbaru
Khilafah Ajaran Islam, Bukan Ide atau Pendapat MUSTANIR.com - Realitasnya secara alamiah manusia tidak mungkin memenuhi kebutuhan hidupnya secara sendiri dan mandiri. Bahkan, didunia yang nyaris tidak mungkin ada batasan sengkendan dan wilayah (borderlees), manusia dalam konteks kehidupan global nyaris melakukan hampir keseluruhan interaksi dengan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan manusia sesungguhnya berakar secara alamiah inhern bersamaan penciptaan alam semesta, manusia dan kehidupan. Kebutuhan-kebutuhan itu, dalam konteks yang lain menandakan eksisnya kehidupan. Kebutuhan yang berasal dari naluri (Gharizah), bisa berujud Naluri beragama (Gharizatul Tadayyun), Naluri melestarikan jenis (Gharizatul Nau’), dan Naluri mempertahankan diri (Gharizatul Baqo’). A
Soal Pembubaran HTI, PERSIS: Wujud Nyata Upaya Pembungkaman Gerakan Islam yang Kritis terhadap Rezim

Soal Pembubaran HTI, PERSIS: Wujud Nyata Upaya Pembungkaman Gerakan Islam yang Kritis terhadap Rezim

Berita, Dakwah, Headline, Mercusuar, Terbaru
Soal Pembubaran HTI, PERSIS: Wujud Nyata Upaya Pembungkaman Gerakan Islam yang Kritis terhadap Rezim MUSTANIR.COM -  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) semenjak Reformasi bergulir memang keberadaannya cukup fenomenal. Mereka menyebut diri mereka sendiri sebagai “partai politik internasional”, walaupun tidak pernah ikut pemilihan umum di manapun. Sebagai partai, HTI juga tidak pernah melakukan tindakan-tindakan untuk mendapatkan kekuasaan sebagaimana lazimnya partai politik. Ia malah mirip dengan ormas yang lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial, terutama dakwah; walaupun yang didakwahkan domain utamanya masalah-masalah politik. Hampir dalam setiap dakwahnya HTI mewartakan bahwa untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa ini adalah dengan mewujudkan kekhila
Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dikriminalkan?

Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dikriminalkan?

Berita, Headline, Mercusuar, Pemikiran Islam, Terbaru
Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dikriminalkan? MUSTANIR.COM - Sebagaimana diberitakan oleh banyak media online, Pemerintah melalui pernyataan Menko Polhukam Wiranto (8/5) secara resmi akan menempuh langkah-langkah hukum untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sudah diduga, pernyataan Pemerintah ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat, termasuk para tokohnya. Hal ini terlihat dari berbagai survey terkait wacana pembubaran HTI. Mayoritas menolak. Para tokoh seperti Yusril Ihza Mahendra, Hidayat Nur Wahid, Fahri Hamzah, dsb, rata-rata berkomentar bahwa jika pun ormas-ormas yang dicap anti Pancasila harus dibubarkan, pembubaran itu harus melalui pengadilan. Bahkan Sri Bintang Pamungkas tegas menolak sama sekali pembubaran HTI. Apa sesungguhnya dalih Pemerintah yang berniat mem...
Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban: Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945

Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban: Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945

Berita, Headline, Mercusuar, Terbaru
Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban: Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945 MUSTANIR.COM, JAKARTA - "Khilafah bukan paham terlarang di UUD 1945, yang ada hanya paham Stalin, Lenin dan Komunis saja," Hal itu dikatakan oleh Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban menanggapi adanya pembicaraan mengenai terancamnya Pancasila dengan kehadiran paham Khilafah yang dibawa oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Dijelaskan olehnya, Pancasila tidak akan terancam oleh kehadiran Khilafah Islamiyah yang saat ini dijadikan dasar untuk membubarkan HTI. "Terancam gimana? Toh, mereka masih salat juga, masih punya KTP juga," kata dia saat ditemui di Kantor DPP PBB, Jakarta, Minggu (14/5/2017) Berbeda hal, kata dia, dengan PKI yang sempat ada di Indonesia karena mereka telah mengin...
Begini Kisah Ustadz Felix Siauw Tentang Dirinya dan Hizbut Tahrir

Begini Kisah Ustadz Felix Siauw Tentang Dirinya dan Hizbut Tahrir

Dakwah, Headline, Hikmah, Mercusuar, Terbaru
Begini Kisah Ustadz Felix Siauw Tentang Dirinya dan Hizbut Tahrir MUSTANIR.COM - Saya berkenalan dengan Hizbut Tahrir (HT) bahkan sebelum saya menjadi seorang Muslim, karena dari salah satu anggota HT saya menerima penjelasan Islam Saya sama seperti non-Muslim lainnya pada saat itu, ngeri dan takut akan Islam, apalagi di tahun 2002 yang saat itu sedang ramai-ramainya Islamophobia Bagi saya Islam itu anarkis, kasar, main bunuh, menganggap selain mereka harus mati, menang sendiri, atau apapun pikiran jelek yang anda sebutkan, saya begitu Jangankan yang non-Muslim, yang Muslim saja saat itu takut kok dengan agamanya, yang Muslim saja bahkan phobia dengan agamanya seperti kerudung dan jilbab Para orangtua berpesan pada anaknya "Jangan ikut kajian, nanti kamu sesat, nanti kamu ek
HTI Menurut Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI

HTI Menurut Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI

Berita, Headline, Mercusuar, Terbaru
HTI Menurut Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI MUSTANIR.COM, Beginilah pandangan Tarli Nugroho (Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI) mengenai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam tulisannya yang berjudul “Liberalisme untuk Siapa?” yang dipublikasikan oleh borneonews.co.id (24/4/2016). LIBERALISME UNTUK SIAPA? SEKITAR empat tahun lalu, dalam sebuah pameran buku saya memborong buku-buku terbitan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Buku-buku itu dibeli bukan karena saya setuju dengan pandangan mereka, melainkan karena tertarik dengan cara mereka berikhtiar menghidupi pemikiran yang diyakininya. Pada sebuah stan yang penuh menjual publikasi HTI, yang banyak di antaranya saya tahu tidak pernah masuk toko buku, saya menyaring karya-karya terjemahan agar tidak masuk keranjang belanja, dan sepenuhnya membel