Monday, June 26Media Muslim

Ragam

Kelezatan Maksiat & Taat

Kelezatan Maksiat & Taat

Berita, Headline, Hikmah, Ragam, Terbaru
Kelezatan Maksiat & Taat MUSTANIR.com - al-Hafidz Ibn al-Jauzi, dalam kitabnya, Shaid al-Khathir, menuturkan bahwa andai saja orang yang melakukan maksiat menyadari, betapa kenikmatan maksiat itu hanya sesaat, kemudian setelah itu dia merasakan akibat kemaksiatannya, yaitu kemurkaan Allah, dosa dan siksa-Nya, maka orang itu tidak akan sanggup melakukan maksiat. Namun, yang terjadi adalah, orang itu terpesona dengan kenikmatan sesaat. Betapa tidak, orang berzina, hanya bisa merasakan nikmatnya zina saat sebelum dan setelah puncak kepuasan seksualnya. Itu pun tidak lama, tetapi setelah itu dia menderita. Bahkan, aibnya pun tak terperi. Terlebih, jika zinanya itu menghasilkan anak haram, maka beban itu akan ditanggung seumur hidup. Tetapi, ada orang yang melakukan maksiat, berzina da
Ustadz Ismail Yusanto: Kemunduran Besar, Bila Rezim Ini Benar Memata-matai Masjid

Ustadz Ismail Yusanto: Kemunduran Besar, Bila Rezim Ini Benar Memata-matai Masjid

Berita, Headline, Ragam, Terbaru
Ustadz Ismail Yusanto: Kemunduran Besar, Bila Rezim Ini Benar Memata-matai Masjid MUSTANIR.com - Media massa terbitan Singapura The Straits Times memberitakan tindakan aparat pemerintah Indonesia yang memata-matai masjid di Jakarta untuk melawan radikalisasi. “Kalau benar maka ini sebuah kemunduran besar!” respon Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Muhammad Ismail Yusanto kepada mediaumat.com, Selasa (20/6/2017). Menurutnya, itu hanya terjadi di masa Orde Baru. Orde Baru pun hanya terjadi di penggalan awal ketika pemerintah menganggap umat Islam ini sebagai yang harus dicurigai. Kemudian kebijakan itu disadari keliru. Karena itu, di penggalan kedua, pemerintah Orde Baru melakukan perbaikan. Mereka lebih mengembangkan politik akomodasi daripada politik konfrontasi. Dan tampaknya
Google akan cabut konten ekstremis dari YouTube

Google akan cabut konten ekstremis dari YouTube

Berita, Headline, Ragam, Terbaru
Google akan cabut konten ekstremis dari YouTube MUSTANIR.com, Jakarta - Google akan menerapkan langkah-langkah lebih luas lagi dalam mengidentifikasi dan mencabut konten teroris atau ekstremis kekerasan di platform berbagi video YouTube, kata perusahaan internet raksasa ini dalam satu posting blog seperti dikutip Reuters. Google menyatakan akan mengambil posisi lebih tegas dalam video-video yang berisi konten supremasis (rasial) atau hasutan keagamaan dengan menerbitkan peringatan dan tidak merekomendasikannya ke pengguna, sekalipun konten-konten itu tidak tegas menyalahi kebijakan Google. Google juga akan merekrut sumber daya teknik yang lebih banyak dan meningkatkan penggunaan teknologinya untuk membantu mengidentifikasi video-video ekstremis, ditambah pelatihan bagi para pemili...
Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab: Kunjungan Tokoh Politik Tunjukkan Dukungan

Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab: Kunjungan Tokoh Politik Tunjukkan Dukungan

Berita, Headline, Ragam, Terbaru
Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab: Kunjungan Tokoh Politik Tunjukkan Dukungan MUSTANIR.com, JAKARTA -- Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro menyatakan, kunjungan tokoh politik seperti Amien Rais pada kliennya, menunjukkan Rizieq Shihab sebagai simbol perlawanan pada rezim politik saat ini. Pasalnya, kasus yang menjerat Rizieq Shihab, menurut Sugito, tidak berdiri sendiri. "Dalam kondisi semacam ini, yang dianggap kontra dengan kekuasaan atau kritis terhadap pemerintahan ini sekarang hampir semuanya itu yang sempat silaturahmi ketemu habib, dianggap magnet simbol perlawanan terhadap pemerintah," kata dia, Jumat (16/6). Menurut Sugito, pembahasan antara tokoj Partai Amanat Nasional (PAN) dan Imam Front Pembela Islam (FPI) itu berbicara soal kasus yang menimpa keduanya. Mere...
Hentikan Monsterisasi Khilafah

Hentikan Monsterisasi Khilafah

Analisis, Headline, Ragam, Terbaru
Hentikan Monsterisasi Khilafah MUSTANIR.com - Islam adalah agama yang sempurna. Islam hadir dengan kekhasannya mengatur peradaban manusia. Berbagai aktivitas mulai dari bersuci hingga mengelola Negara di atur di dalam Islam. Pelbagai persoalan sederhana hingga rumit sekalipun, Islam hadir untuk memberikan solusi. Lantas apa lagi yang diragukan dalam Islam dan seluruh ajarannya ?. Bukankah sebagai seorang muslim diharuskan mengambil seluruhnya ?. Bukan hanya mengambil sebagian dan meninggalkan sebagian yang lain. Dalam sepekan ini pembahasan tentang  Khilafah rutin diperbincangkan. Pro kontra timbul dan diskusi pembahasan konsep Khilafah menghiasi panggung-panggung ilmiah maupun sudut-sudut warung kopi. Segala lapisan masyarakat menjadi tidak asing lagi dengan kata “Khilafah” karena
Muhasabah al-Hukam: Tradisi Para Sahabat

Muhasabah al-Hukam: Tradisi Para Sahabat

Analisis, Headline, Ragam, Terbaru
Muhasabah al-Hukam: Tradisi Para Sahabat MUSTANIR.com - Ada sebuah harapan besar yang terlantun ketika kaki ini belum terlangka ke negeri yang pernah berjaya melalui tangan sahabat mulia Nabi Muhammad saw, ‘Amr bin ‘Ash. Ia. Adalah Mesir yang penuh keberkahan. Meskipun Islam belum lagi dijadikan sebagai aturan tata kehidupan, kita, baik penduduk asli maupun wafidzin (selain penduduk asli) masih bisa merasakan keberkahannya. Terutama dari sisi ilmu dan juga kenikmatan-kenikmatan duniawi lainnya yang ‘masih’ mudah untuk didapatkan. Apalagi ketika Islam diterapkan, maka nikmat Allah swt mana lagi yang akan didustakan oleh manusia? Meskipun apa yang menjadi fakta begitu jauh dari harapan, namun justru fakta itu membuat harapan semakin membumbung tinggi untuk bisa kembali terwujud. Harapan
Bumi Timur Tengah, Kembali Membara

Bumi Timur Tengah, Kembali Membara

Analisis, Headline, Pemikiran Islam, Ragam, Terbaru
Bumi Timur Tengah, Kembali Membara MUSTANIR.com - Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar, Senin ini. Mereka menuduh Qatar mendukung terorisme. Ketiga negara Arab Teluk dan Mesir sudah lama gusar atas dukungan Qatar kepada para islamis, khususnya Ikhwanul Muslimin yang dianggap keempat negara sebagai musuh politik yang berbahaya. Langkah mereka telah membuka bagian terburuk dari perpecahan beberapa tahun belakangan ini di antara negara-negara paling kuat di dunia Arab yang banyak di antaranya merupakan anggota OPEC. Yaman dan pemerintah Libya akan mengikuti jejak keempat negara Arab dalam memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Saudi, UEA dan Bahrain memberi batas waktu dua minggu kepada warga negara Qatar untuk meninggalkan keti...
Begini Kesaksian Ketua LPI Magelang Soal Perampasan Paksa Atribut FPI Oleh Polres Rembang

Begini Kesaksian Ketua LPI Magelang Soal Perampasan Paksa Atribut FPI Oleh Polres Rembang

Berita, Headline, Ragam, Terbaru
Begini Kesaksian Ketua LPI Magelang Soal Perampasan Paksa Atribut FPI Oleh Polres Rembang MUSTANIR.com - Ketua Laskar Pembela Islam (LPI) Magelang, Ughie, membantah pihaknya menerima baju Koko pemberian Kapolres Rembang, AKBP Sugiarto, saat menghadiri Kajian haul Mbah Zubair di Pondok Al Anwar, Rembang, kemarin Jumat (9/6/2017). “Begini mas, semua mobil yang dinaiki laskar LPI (Laskar Pembela Islam) dan GPK (Gerakan Pendukung Kabah) semuanya di razia di daerah Kaliori, Rembang. Kaos, celana, sepatu disita Polisi dan setelah acara selesai baru bisa diambil kembali. Kita di kasih surat pelucutan dan dikasih surat penitipan barang di Polsek Kaliori,” katanya pada Panjimas.com, Sabtu (10/6/2017). Dengan pakaian seadanya, bahkan ada salah satu anggota LPI bertelanjang dada tetap menuju aca
Rakyat Aceh Siap Bela Habib Rizieq Sampai Tetes Darah Terakhir

Rakyat Aceh Siap Bela Habib Rizieq Sampai Tetes Darah Terakhir

Berita, Headline, Ragam, Terbaru
Rakyat Aceh Siap Bela Habib Rizieq Sampai Tetes Darah Terakhir MUSTANIR.com, ACEH  – Menyikapi ditetapkannya Habib Muhammad Rizieq sebagai tersangka, Ulama Aceh, Ustadz Tengku Muslim At Thahiry dan masyarakat Aceh menyatakan kecewa kepada pemerintah Indonesia yang keterlaluan dalam mengkriminalisasi para Ulama. “Menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka sama dengan pemerintah Indonesia telah menabuh genderang perang dan telah mengajak perang dengan umat Islam,  masak penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka tanpa bukti yang akurat dan sangat dipaksakan. Pemerintah jangan menganggap rakyat ini bodoh,” katanya lewan pesan yang masuk ke Panjimas.com, Kamis (1/6/2017). Habib Rizieq yang dikabarkan berada di Arab Saudi, Masyarakat Aceh siap menerima kapan pun dia pulang ke Indonesia. Selai
Delusi Listrik Kedondong dan Riset Salah Arah

Delusi Listrik Kedondong dan Riset Salah Arah

Analisis, Headline, Ragam, Terbaru
Delusi Listrik Kedondong dan Riset Salah Arah MUSTANIR.com - Kasus yang menimpa anak muda berlagak liberal ala Utan Kayu (tidak usah saya sebut namanya, biar tidak tambah terkenal) kembali mengundang komparasi. Dengan siapa? Naufal Raziq, siswa MTSn dari Aceh Timur yang diklaim menemukan listrik dari pohon kedondong.  Dianggapnya bahwa Naufal lebih berprestasi daripada anak muda liberal itu dan lebih layak menjadi perhatian istana. Komparasi ini lagi-lagi bikin saya prihatin. Hype yang tampak di tengah warganet mengesankan seolah-olah penemuan Naufal ini benar-benar sebuah breakthrough hebat serta layak mendapat publikasi jor-joran. Saya selalu skeptis dengan penemuan semodel ini. Persoalannya, waktu saya mengungkapkan skeptisme ini, warganet yang rerata awam mengenai rekayasa teknolo