Tuesday, June 27Media Muslim

Seputar Khilafah

Khilafah Ajaran Islam, Wajib Ditegakkan Kembali

Khilafah Ajaran Islam, Wajib Ditegakkan Kembali

Analisis, Berita, Headline, Seputar Khilafah, Terbaru
Khilafah Ajaran Islam, Wajib Ditegakkan Kembali MUSTANIR.com - Kata “khilafah” kembali menjadi opini publik pasca rencana pemerintah berencana membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia, pergerakan Islam yang istiqamah berdakwah menyadarkan masyarakat akan kewajiban menegakkan kembali khilafah. Pemerintah dan orang-orang liberal mencitrakan khilafah sebagai ‘monster’ dan mengopinikan bahwa sistem pemerintahan Islam warisan Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin tersebut sebagai bukan ajaran Islam. Kepada wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo, Ketua Lajnah Tsaqafiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Hafidz Abdurrahman dengan gamblang membeberkan dalil yang menunjukkan bahwa khilafah adalah ajaran Islam. Berikut petikannya. Banyak orang yang belum tahu tentang khilafah, bisa Anda jelaskan
Khilafah Ajaran Islam, Bukan Ide atau Pendapat

Khilafah Ajaran Islam, Bukan Ide atau Pendapat

Analisis, Pemikiran Islam, Seputar Khilafah, Terbaru
Khilafah Ajaran Islam, Bukan Ide atau Pendapat MUSTANIR.com - Realitasnya secara alamiah manusia tidak mungkin memenuhi kebutuhan hidupnya secara sendiri dan mandiri. Bahkan, didunia yang nyaris tidak mungkin ada batasan sengkendan dan wilayah (borderlees), manusia dalam konteks kehidupan global nyaris melakukan hampir keseluruhan interaksi dengan manusia lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan manusia sesungguhnya berakar secara alamiah inhern bersamaan penciptaan alam semesta, manusia dan kehidupan. Kebutuhan-kebutuhan itu, dalam konteks yang lain menandakan eksisnya kehidupan. Kebutuhan yang berasal dari naluri (Gharizah), bisa berujud Naluri beragama (Gharizatul Tadayyun), Naluri melestarikan jenis (Gharizatul Nau’), dan Naluri mempertahankan diri (Gharizatul Baqo’). A
Soal Pembubaran HTI, PERSIS: Wujud Nyata Upaya Pembungkaman Gerakan Islam yang Kritis terhadap Rezim

Soal Pembubaran HTI, PERSIS: Wujud Nyata Upaya Pembungkaman Gerakan Islam yang Kritis terhadap Rezim

Berita, Dakwah, Headline, Seputar Khilafah, Terbaru
Soal Pembubaran HTI, PERSIS: Wujud Nyata Upaya Pembungkaman Gerakan Islam yang Kritis terhadap Rezim MUSTANIR.COM -  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) semenjak Reformasi bergulir memang keberadaannya cukup fenomenal. Mereka menyebut diri mereka sendiri sebagai “partai politik internasional”, walaupun tidak pernah ikut pemilihan umum di manapun. Sebagai partai, HTI juga tidak pernah melakukan tindakan-tindakan untuk mendapatkan kekuasaan sebagaimana lazimnya partai politik. Ia malah mirip dengan ormas yang lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial, terutama dakwah; walaupun yang didakwahkan domain utamanya masalah-masalah politik. Hampir dalam setiap dakwahnya HTI mewartakan bahwa untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa ini adalah dengan mewujudkan kekhila
Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dikriminalkan?

Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dikriminalkan?

Berita, Headline, Pemikiran Islam, Seputar Khilafah, Terbaru
Khilafah Ajaran Islam, Mengapa Dikriminalkan? MUSTANIR.COM - Sebagaimana diberitakan oleh banyak media online, Pemerintah melalui pernyataan Menko Polhukam Wiranto (8/5) secara resmi akan menempuh langkah-langkah hukum untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Sudah diduga, pernyataan Pemerintah ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat, termasuk para tokohnya. Hal ini terlihat dari berbagai survey terkait wacana pembubaran HTI. Mayoritas menolak. Para tokoh seperti Yusril Ihza Mahendra, Hidayat Nur Wahid, Fahri Hamzah, dsb, rata-rata berkomentar bahwa jika pun ormas-ormas yang dicap anti Pancasila harus dibubarkan, pembubaran itu harus melalui pengadilan. Bahkan Sri Bintang Pamungkas tegas menolak sama sekali pembubaran HTI. Apa sesungguhnya dalih Pemerintah yang berniat mem...
Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban: Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945

Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban: Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945

Berita, Headline, Seputar Khilafah, Terbaru
Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban: Khilafah Bukan Paham Terlarang di UUD 1945 MUSTANIR.COM, JAKARTA - "Khilafah bukan paham terlarang di UUD 1945, yang ada hanya paham Stalin, Lenin dan Komunis saja," Hal itu dikatakan oleh Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang, MS Kaban menanggapi adanya pembicaraan mengenai terancamnya Pancasila dengan kehadiran paham Khilafah yang dibawa oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Dijelaskan olehnya, Pancasila tidak akan terancam oleh kehadiran Khilafah Islamiyah yang saat ini dijadikan dasar untuk membubarkan HTI. "Terancam gimana? Toh, mereka masih salat juga, masih punya KTP juga," kata dia saat ditemui di Kantor DPP PBB, Jakarta, Minggu (14/5/2017) Berbeda hal, kata dia, dengan PKI yang sempat ada di Indonesia karena mereka telah mengin...
Begini Kisah Ustadz Felix Siauw Tentang Dirinya dan Hizbut Tahrir

Begini Kisah Ustadz Felix Siauw Tentang Dirinya dan Hizbut Tahrir

Dakwah, Headline, Hikmah, Seputar Khilafah, Terbaru
Begini Kisah Ustadz Felix Siauw Tentang Dirinya dan Hizbut Tahrir MUSTANIR.COM - Saya berkenalan dengan Hizbut Tahrir (HT) bahkan sebelum saya menjadi seorang Muslim, karena dari salah satu anggota HT saya menerima penjelasan Islam Saya sama seperti non-Muslim lainnya pada saat itu, ngeri dan takut akan Islam, apalagi di tahun 2002 yang saat itu sedang ramai-ramainya Islamophobia Bagi saya Islam itu anarkis, kasar, main bunuh, menganggap selain mereka harus mati, menang sendiri, atau apapun pikiran jelek yang anda sebutkan, saya begitu Jangankan yang non-Muslim, yang Muslim saja saat itu takut kok dengan agamanya, yang Muslim saja bahkan phobia dengan agamanya seperti kerudung dan jilbab Para orangtua berpesan pada anaknya "Jangan ikut kajian, nanti kamu sesat, nanti kamu ek
HTI Menurut Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI

HTI Menurut Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI

Berita, Headline, Seputar Khilafah, Terbaru
HTI Menurut Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI MUSTANIR.COM, Beginilah pandangan Tarli Nugroho (Staf Khusus Wakil Ketua DPR RI) mengenai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam tulisannya yang berjudul “Liberalisme untuk Siapa?” yang dipublikasikan oleh borneonews.co.id (24/4/2016). LIBERALISME UNTUK SIAPA? SEKITAR empat tahun lalu, dalam sebuah pameran buku saya memborong buku-buku terbitan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Buku-buku itu dibeli bukan karena saya setuju dengan pandangan mereka, melainkan karena tertarik dengan cara mereka berikhtiar menghidupi pemikiran yang diyakininya. Pada sebuah stan yang penuh menjual publikasi HTI, yang banyak di antaranya saya tahu tidak pernah masuk toko buku, saya menyaring karya-karya terjemahan agar tidak masuk keranjang belanja, dan sepenuhnya membel
Matematika, Runtuhnya Peradaban Dan Hizbut Tahrir

Matematika, Runtuhnya Peradaban Dan Hizbut Tahrir

Analisis, Hikmah, Pemikiran Islam, Seputar Khilafah, Terbaru
Matematika, Runtuhnya Peradaban Dan Hizbut Tahrir MUSTANIR.COM - Tadi sore saya mengajarkan Teorema Green pada mahasiswa di kelas Kalkulus Vektor. Setelah menjelaskan tentang integral medan vektor pada lintasan tertutup, saya mengajak mahasiswa berbincang tentang kehidupan. Dialog seperti ini sering saya lakukan karena bagi saya mereka adalah aset berharga peradaban masa depan, bukan skrup industri. "Kalian saat ini tidak harus tahu aplikasi Teorema Green. Kadang saat belajar matematika kita tidak tahu dimana mengaplikasikannya. Matematika itu adalah ilmu alat. Alat kita berinteraksi dengan alam semesta ini. Bahasa yang digunakan para saintis saat mendalami “keinginan" alam. Tidak hanya membantu memahami perilaku benda mati tapi juga makhluk hidup dan manusia. Bahkan, matematika telah
Jubir HTI: Dakwah Kok Dituduh Makar?

Jubir HTI: Dakwah Kok Dituduh Makar?

Berita, Dakwah, Headline, Pemikiran Islam, Seputar Khilafah, Terbaru
Jubir HTI: Dakwah Kok Dituduh Makar? MUSTANIR.COM - Sepanjang bulan Rajab lalu, HTI menyelenggarakan sebuah agenda besar yang bertajuk Masirah Panji Rasulullah (Mapara). Acara ini diselenggarakan secara nasional di 36 kota dengan melibatkan ratusan ribu masyarakat dari berbagai daerah; dari Aceh hingga Papua. Apa sebetulnya latar belakang dan tujuan dari penyelenggara Mapara ini? Apa pula kendalanya? Apakah penyelenggaran Mapara ini sukses? Itulah di antara beberapa pertanyaan Redaksi kepada Ustadz M. Ismail Yusanto, Juru Biacara HTI. Berikut hasil wawancaranya. Selama bulan Rajab lalu, HTI mengadakan kegiatan dan kampanye Masirah Panji Rasulullah (Mapara). Apa saja bentuk kegiatannya. Sejauh mana keberhasilan rangkaian kegiatan itu? Alhamdulillah, acara Masirah Panji Rasulullah (Mapara...
Para Kyai dan Ulama Berkumpul di Jember, Ini Tema Pembahasan Utamanya

Para Kyai dan Ulama Berkumpul di Jember, Ini Tema Pembahasan Utamanya

Berita, Dakwah, Headline, Seputar Khilafah, Terbaru
Para Kyai dan Ulama Berkumpul di Jember, Ini Tema Pembahasan Utamanya   MUSTANIR.COM - PERNYATAAN ULAMA DALAM SILATURAHMI ULAMA DAN PENGASUH PONDOK PESANTREN JAWA TIMUR DI PP NURUL ULUM JEMBER Tentang HTI, khilafah dan NKRI. Setelah kami mengkaji secara seksama pemikiran HTI dan mencermati aktifitas HTI, kami menyatakan bahwa: HTI adalah jamiyyah yang seperti kita,  bagian dari kita, dan golongan kita. HTI adalah jam’iyyah Ahlusunnah wal Jamaah, yang berkarakter sebagaimana yang  digariskan oleh ulama-ulama muktabar ahlus sunnah wal jamaah. HTI bukan wahabi, dan bukan jamiyyah takfiriyah, yang gampang mengkafirkan atau menyesatkan umat Islam; Tentang khilafah dan NKRI. Kami menyatakan bahwa: Khilafah adalah bagian dari Islam, bagian dari syariah islam. Ulama-ulama kita, ahlus s