Monday, October 23Media Muslim

Roy Suryo Tuding Elektabilitas Jokowi Tinggi Berkat Peran “Buzzer”

foto: kompas


MUSTANIR.COM, JAKARTA — Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Roy Suryo menuding tingginya tingkat kepuasan masyarakat serta elektabilitas Presiden Joko Widodo disebabkan karena peran buzzer politik yang bekerja di jagat maya.

Ia memuji kinerja buzzer tersebut.

“Saya juga melihat di dunia maya. Saya juga mengapresiasi kepada para tim yang berada di balik pencapaian ini. Timnya bekerja begitu luar biasa ekstra keras,” ujar Roy saat hadir sebagai penanggap saat rilis survei Indikator Politik Indonesia, di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2017). (KOMPAS.COM/12/10/2017)

Dengan kata lain, Kinerja Jokowi-JK lebih didominasi peran media yang selalu ‘memoles’ dan mengopinikan kepada masyarakat dumay meski sebenarnya banyak sekali kinerjanya yang dikritik publik. Sebagai contoh, soal kenaikan BBM dan TDL yang semakin memberatkan beban hidup rakyat. Belum lagi soal kegaduhan politik yang menyebakan jutaan umat Islam turun ke jalan.

Para buzzer, lanjut Roy, selalu memberikan apresiasi jika ada pemberitaan positif terhadap pemerintahan Jokowi. Sebaliknya, mereka akan mencibir jika ada pihak yang mencoba mengkritik.

“Jadi kalau ada berita dan komentar bagus tentang Pak Jokowi langsung timnya bergerak emot jempolnya banyak langsung,” kata dia.

“Tidak ada yang berani masyarakat mengkritik. Kalau ada yang mengkritik itu langsung diserang dengan 10 bahkan 100 hujatan. Saya pun mengalami,” lanjut Roy.

Roy juga mengatakan, fenomena buzzer ini baru ditemui pada masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Ia menilai, fenomena ini berbahaya karena melahirkan pemerintahan yang anti-kritik.

“Pemerintah kalau ada kritikan terbuka saja, demi kemajuan bangsa ini. Jangan alergi dengan kritik, harus ada ruang kritik. Karena semua rezim tidak pernah ada yang semuanya bagus, termasuk Pak SBY,” ujar Roy. (KOMPAS.COM/12/10/2017)

Share Button
Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *